Inilah Alasan Kenapa Rio Haryanto Finis Di Posisi Terakhir GP Monaco


Jasa Seo Profesional Indonesia - Rio Haryanto finis di posisi ke-15 di Formula 1 GP Monaco yang berjalan di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (30/5/2016). Rio menyampaikan kalau dianya kehilangan banyak saat dalam 15 lap paling akhir.

Jagoan balap Indonesia itu menjelaskan kalau kecepatannya alami penurunan lantaran bendera biru selalu dikibarkan dalam sebagian lap paling akhir. Dalam dunia F1, bendera biru adalah sinyal bila bakal ada pembalap lain yang akan lakukan overlap.

Waktu balapan di Sirkuit Monte Carlo, Rio sekian kali di-overlap pembalap lain. Bahkan juga, Rio terdaftar di-overlap pemenang GP Monaco, Lewis Hamilton, sejumlah empat kali.

" Mendekati akhir balapan, terdapat beberapa jalan raya serta dibawah keadaan bendera biru, saya mesti berjuang keras untuk melindungi temperatur ban. Jadi saya kehilangan catatan saat, " tuturnya, ditulis dari laman Facebook Manor Racing.


Rio cukup kecewa dengan adanya banyak bendera biru di penghujung balapan. Pasalnya waktu balapan Rio tak temukan masalah bermakna. " Sesungguhnya saat balapan berjalan saya bisa melindungi kecepatan. Dua pit stop pertama saya cukup baik, " ucap Rio.

Walau belum sukses mencapai poin di arena F1, pembalap berumur 23 thn itu begitu senang dapat lihat bendera kotak-kotak di Sirkuit Monte Carlo. Rio juga segera pikirkan balapan di Kanada, 12 Juni 2016.

" Walau jadi hari yang berat, yaitu satu peluang istimewa untuk berlaga di Grand Prix Monaco pertama saya. Saat ini kami menantikan GP Kanada, dimana treknya lebih pas dengan mobil kami, " tutur Rio.

Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: